Bearing Roda C3 ZZ, Enak Tapi Beresiko?

  • Bagikan

Sahabat-Otomotif.Com – Ini tentang bearing atau biasa juga disebut laher/klaher roda. Jangan lihat merknya karena semua merk punya dan menyediakan tipe yang sama. Tapi tipe yang dipilih kali ini 6301 dengan tambahan kode ZZ dan C3.

 

6301 menunjukkan ukuran diameter luar, dalam, dan tebal, tiap motor berbeda ukuran ini. Sementara kode ZZ menunjukkan Zinc Zinc yang berarti dua tutup seng. Dan C3 menyatakan clearance yang lebih longgar daripada yang biasanya. Sehingga mendukung putaran tinggi.

 

Pembahasan lebih lanjut, ZZ adalah tutup seng dobel yakni satu di kanan juga satu di kiri. Kelebihannya cepat melepas panas, membantu stabilitas laher, dan menurut pabrikannya tidak membiarkan tutup bersentuhan dengan gotri.

 

Sehingga enaknya, kecil sekali hambatan torsional, bahasa awamnya sangat topcer dan ringan saat mulai berputar, bisa bantu mempercepat akselerasi.

 

Kemudian C3 itu lebih longgar (dari standar) karena longgar dia bisa melayani putaran tinggi tanpa takut memuai dan tercekik, artinya mendukung pencapaian topspeed.

 

Maka dicobalah oleh admin, part enak tapi beresiko ini. Review saat berkendara feelnya terasa banget, di honda CS1 yang notabene lemah aksel jago topspeed dengan bobot rider 100 kg, ternyata bisa ngimbangi Honda Revo 110 yang jago aksel (biasanya kalah).

 

Resikonya, ini bearing longgar, beberapa sumber menyatakan tidak akan tahan beban berat (saat bawa muatan besar). Keadaan gotri atau pelor bisa terlempar atau terburai. Jadi intinya diragukan keawetannya untuk pemakaian non balap (harian). Selain itu, ZZ rawan kemasukan air dan karat daripada RS (rubber seal) tutup karet.

 

Namun usut punya usut, bearing beberapa motor bawaan pabrik memang tipe longgar atau C3. Jadi ingat Shogun 110 Kebo, jumlah klaher belakang ada 4. satu di kanan, dua di tengah, satu di napgir. Baru paham, Itu Suzuki memasang bearing dengan tipe C3 (longgar). Tapi mengakali biar awet, tengah dipasang dua buah. Walaupun selanjutnya di buku manual tetap disarankan penggantian standar. Tentunya pesanan dari pabrikan yang C3 kualitas tinggi.

 

Ternyata pemilihin bearing C3 tutup seng atau ZZ semacam itu yang bikin motor jadul itu terasa nikmat secara performa. Sekarang pengguna bisa merasakan berkendara nikmat performa seperti motor jadul tersebut dengan memilih bearing C3 ZZ. Tapi akankah setingan ini beresiko cepat rusak. Ternyata terbukti tidak semudah itu rusak.

 

Update Setelah 2,5 Tahun Pemakaian, bearing C3 ZZ masih bekerja. Namun sudah selayaknya diganti karena mulai berkarat. Namun jika melihat umur pemakaian cukup memuaskan. (yy/dari berbagai sumber)

 

  • Bagikan