Cara Kerja Karburator Memproses kabut Bensin

  • Bagikan

Sahabat-Otomotif.Com – Meskipun sepeda motor baru hampir secara massal disuntikkan (injeksi) bahan bakar, namun ada sepeda motor karburator yang tak terhitung jumlahnya (serta sepeda motor trail, ATV, dan motor jadul). Bahkan masih digunakan sampai sekarang.

Bagi banyak pengendara dan teknisi sepeda motor baru, karburator adalah sebuah misteri—namun, setelah kita melihat lebih dalam, kita mengetahui bahwa karburator adalah perangkat yang sangat sederhana.

Teruslah membaca agar tidak gagal paham.

Apa Itu Karburator Sepeda Motor?

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, mari kita bahas apa sebenarnya karburator sepeda motor itu. Dalam istilah yang paling sederhana, ‘karbu’ sepeda motor, atau serangkaian beberapa karburator, memiliki tugas menciptakan campuran bensin dan udara yang mudah terbakar yang akan menggerakkan mesin dan menciptakan tenaga penggerak untuk mendorong kendaraan ke depan. Bahasa awamnya alat ‘pengecrot’ bensin ke dalam ruang bakar mesin.

Karburator telah diperbarui, dimodernisasi, dan ditingkatkan selama bertahun-tahun; namun, premis dasar pencampuran bahan bakar dan udara tidak berubah.

Bagaimana Cara Kerja Karburator?

Jadi, apa yang dilakukan karburator? Bagaimana cara kerjanya? Pertama, kita harus membahas dasar-dasarnya:

Tugas karburator adalah mensuplai mesin pembakaran dalam (internal combustion engine atau ICE) dengan campuran udara/bahan bakar.

Karburator mengatur aliran udara melalui lubang utamanya (Venturi) atau mulut karbu, aliran udara ini menarik bahan bakar dan campuran memasuki mesin melalui katup masuk (intake valve).

Prinsip/Efek Venturi (efek sedotan mulut karbu) sangat penting untuk keberhasilan operasi

Karburator terdiri dari mangkuk, lubang tengah (nosel), saluran (terhubung selang bensin), jet (lubang pengecrot) ventilasi (pernafasan bensin), slide (skep pintu udara), pengaya (alias Choke), penyesuaian kecepatan idle (baut setelan angin). Dan ada penyesuaian rasio udara / bahan bakar dan seringkali pompa akselerator seperti di motor GL series dan tiger. Atau power jet di Yamaha scorpio 225 dan Suzuki FXR 150.

Lubang pengecrot bensin (jet) yang bisa dibelikan aneka ukuran, besar dan kecil, dan cara mengubahnya tinggal bongkar pasang sistem baut.

Keuntungan Karburator Sepeda Motor

Sederhana, mudah untuk perbaikan DIY (do it yourself)

Biasanya tidak memerlukan komputer/perangkat lunak untuk penyesuaian, menjadikannya berharga murah dalam aplikasi balap.

Tidak memerlukan saluran bahan bakar bertekanan untuk beroperasi

Tantangan Karburator Sepeda Motor

Kurang irit dibandingkan injeksi bahan bakar, terutama saat mesin dingin atau saat deselerasi.

Juga bisa rewel setelah diam, tidak digunakan untuk waktu yang lama.

Beberapa pengaturan karburator pada kendaraan dengan banyak silinder perlu disinkronkan dengan benar satu sama lain agar berfungsi dengan benar.

Sekarang setelah kita membahas dasar-dasarnya, mari kita lihat lebih dalam cara kerja karburator.

Anehnya, memutar throttle (gas) pada stang sepeda motor tidak secara langsung mengontrol berapa banyak bahan bakar yang masuk ke mesin. Throttle mengontrol berapa banyak udara yang diizinkan mengalir melalui karburator, dan aliran udara inilah yang mengontrol berapa banyak bahan bakar yang juga diumpankan ke mesin.

Prinsip/Efek Venturi menyatakan bahwa ketika udara mengalir melalui pembatasan suatu tabung (penyempitan), kecepatan udara meningkat, dan tekanan udara menurun. Penurunan tekanan udara ini menarik bahan bakar ke atas dan keluar dari mangkuk karburator melalui serangkaian jet (lubang pengecrot) dan saluran (nosel) yang dikerjakan dengan tepat, dan masuk ke kepala silinder. *Nosel milik karburator racing punya bintik lubang kecil kecil sangat banyak, membuat kabut bensin semakin banyak dan deras, tentunya bikin boros tapi galak ke tenaga.

Kesimpulannya, Karburator adalah alat pengkabut bensin sistem sedot. Ibarat orang menyedot minuman. Namun yang menyedot adalah gerakan siklus mesin saat langkah hisap. Semakin besar mesin semakin kuat sedotannya. Semakin besar kompresi mesin semakin kuat sedotannya.

Itulah mengapa Astrea Grand, punya karbu mulut kecil karena mesin kecil dan kompresi kecil. Daya sedot mesin sangat lemah jadi efektifnya diberi karbu kecil. Kalau dipaksakan karbu besar, dia bisa bunyi ngookkk dan larinya ngos-ngosan, malah tidak bertenaga dan brebet.

Uap bensin yang masuk ke mesin kemudian disulut api busi. Lalu terjadilah ledakan yang menggenjot engkol mesin (kruk as). (yy/dari berbagai sumber)

video yang memuaskan tentang cara kerja karburator

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *