Mekanik Otomotif Wajib Tahu, Ini Dia Fungsi Kunci Nipel

  • Bagikan
Foto : Auto2000

Sahabat-otomotif.com – Kunci nipel, salah satu jenis hand tool yang banyak digunakan oleh para mekanik otomotif. Dalam bahasa Inggris disebut dengan flare nut spanner atau brake spanner, adalah salah satu jenis hand tool yang masuk kategori kunci.

Bentuknya mirip kunci pas. Namun, bagian mata kunci nipel justru menyerupai kunci ring. Hanya saja bentuknya tidak bulat sempurna, melainkan terbuka di bagian ujung mata kunci.

Bagian mata kunci nipel pun tidak berbentuk bulat di bagian dalam, tapi lebih menyerupai bentuk heksagonal. Desain ini mengikuti bentuk mur yang bisa dibuka dengan kunci nipel. Biasanya, kunci nipel terbuat dari material chrome yang dicampur dengan vanadium. Umumnya, komposisi vanadium lebih besar dari chrome agar kunci tetap kokoh.

Jika Anda memang membutuhkan kunci nipel, pastikan memilihnya dengan saksama. Beberapa kunci memiliki kualitas yang baik sehingga tahan lama. Namun, ada juga kunci berkualitas buruk yang mudah berkarat. Karenanya, sebaiknya pilih kunci nipel yang dibuat dari hasil penempaan, bukan dari cetakan maupun cor.

Jika dibandingkan dengan jenis kunci lainnya, fungsi kunci nipel bisa dikatakan yang paling spesifik. Kunci nipel dikhususkan untuk melonggarkan mur yang memiliki bentuk heksagonal. Mur seperti ini umum ditemukan pada bagian tengah pipa.

Meski begitu, bagi para mekanik otomotif, kunci nipel memiliki fungsi lain. Berikut adalah beberapa di antaranya seperti dilansir dari website resmi Auto2000.

1. Melonggarkan atau mengencangkan mur dengan karakter torsi rendah
Bentuk mata kunci nipel yang heksagonal sangat cocok untuk digunakan pada mur dengan karakter torsi rendah. Fungsi kunci nipel seperti ini umum digunakan para mekanik motor. Contohnya adalah saat memperbaiki setelan kabel kopling. Setelan kabel kopling pada motor manual menggunakan mur dengan karakter torsi rendah.

Berbeda pada mobil, kebanyakan mur yang digunakan memiliki karakter torsi besar sehingga memerlukan kunci dengan torsi besar pula. Namun ada beberapa bagian juga pada mobil yang menggunakan kunci Nipel, seperti saat akan membuang rem angin pada rem mobil. Dengan torsi yang sesuai, maka risiko terjadi ‘dol’ pada mur pun bisa diminimalisir.

2. Mencengkram mur lebih baik
Bukan tanpa alasan desain mata kunci nipel dibuat terbuka di bagian ujungnya. Ujung yang terbuka ini justru memudahkan kunci nipel untuk masuk ke sisi-sisi mur. Hal ini akan sangat berguna jika mur berada pada instalasi pipa yang rumit.

Pada mesin mobil, fungsi kunci nipel bisa digunakan pada instalasi pipa minyak. Instalasi pipa minyak memiliki mur dan baut yang dipasang dengan tingkat keakuratan tinggi. Salah sedikit dalam proses membuka atau menutup pipa bisa menyebabkan kebocoran. Untuk itu, gunakanlah kunci nipel yang bisa mencengkeram mur dengan baik. Keunggulan seperti ini hanya ada pada kunci nipel. Kunci ring ataupun kunci socket akan kesulitan menjangkau sisi-sisi mur karena tidak ada bagian mata kunci yang terbuka.

Meski masih terasa asing di telinga, sebenarnya fungsi kunci nipel dalam dunia otomotif sangat penting. Pada mesin mobil, kunci satu ini sering digunakan untuk instalasi pipa yang rumit. (skt)

  • Bagikan