Pasang Ferrite di Kabel Busi, Bisa Irit

  • Bagikan
Sahabat-Otomotif.Com – Pernahkah melihat benjolan di kabel stick PS, tongolan di kabel monitor komputer, atau semacam kutil di kabel mouse gaming.
Itu semua namanya ferrite bead atau nama panjangnya ferromagmetic. Merupakan sisa peleburan besi yang mengandung silikon sehingga memuat magnet lemah. Secara mikroskoping materialnya terbentuk dari miliaran kristal besi berbentuk piramida.
Fungsinya ternyata untuk menjinakkan aliran listrik yang liar. Sehingga berubah menjadi frekuensi tingga dalam hal ini konduktifitas lebih bagus karena sifat listrinya yang berubah.
Jika dipantau lewat alat maka kurva oscilasi listriknya menjadi kecil-kecil atau kurva kurus. Jika alatnya punya suara maka listrik awalnya mengasilkan bunyi dengung, setelah diberi ferrite akan bunyi melengking.
Ternyata gelang ferrite bisa juga diaplikasikan ke kabel busi sepeda motor maupun mobil. Baik karburator atau sistem injeksi. Hasilnya konsumsi bensin jadi lebih irit dan gas buang menjadi lebih bersih.
Dalam artikel tentang pengujian ferrite di Suzuki Ertiga. Pada pengujian tersebut dikatakan bahwa hasil test test MID menunjukan bahwa pengaplikasian ferrite pada Suzuki Ertiga dapat menempuh jarak 0,7 km lebih jauh untuk tiap liter bahan bakar. Artinya hasil yang diperoleh cukup masuk akal, penghematannya tidak terlalu signifikan untuk alat sederhana yang dipasangkan pada kabel busi.
Penggunaan ferrite bead di kabel busi. Pada situs jual beli online dijual antara Rp 5 ribu – 50 ribu.
Sementara itu, Reza Aji Arafadh salah satu Mahasiswa UNS dalam skripsinya menyatakan hal positif mengenai ferrite.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan, pertama, penggunaan ferrite bead dapat menurunkan kadar emisi gas buang CO dan HC pada sepeda motor Yamaha Soul GT Tahun 2012.
Hasil pengujian tanpa penggunaan Ferrite Bead menghasilkan kadar emisi gas buang CO dan HC sebesar 0,61 persen (CO) dan 122,67 ppm (HC). Sedangkan pada pengujian penggunaan Ferrite Bead dekat busi diperoleh kadar emisi gas CO dan HC sebesar 0,53 persen (CO) dan 101 ppm (HC), dan pada pengujian penggunaan Ferrite Bead dekat koil diperoleh kadar emisi gas buang CO dan HC sebesar 0,60 persen (CO) dan 122,67 ppm (HC). (yy/dari berbagai sumber)
  • Bagikan