Tips Berkendara Aman untuk Pemotor Perempuan

  • Bagikan

Sahabat-otomtoif.com – Kini tak hanya kaum Adam saja yang menggunakan sepeda motor. Para perempuan pun banyak yang bergantung kepada sepeda motor sebagai alat transportasi.

Buat kaum hawa, selain untuk keperluan sehari-hari, malahan tak sedikit dari mereka yang jatuh cinta pada kendaraan roda dua itu dan menjadikannya hobi tersendiri. Yamaha Riding Academy (YRA) dari Yamaha DDS 3 area Jawa Tengah-Dareah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memberikan beberapa poin yang dapat diterapkan saat berkendara sepeda motor di jalanan buat pada ladies bikers.

”Dengan banyaknya pengendara motor perempuan, mereka pun perlu menerapkan safety riding. Panduannya diberikan oleh tim Yamaha Riding Academy, ada sejumlah poin yang perlu diperhatikan. Kami harapkan dapat ikut mendukung keselamatan berkendara yang sangat penting saat riding di jalanan,” ungkap Johannes BMS, Chief Yamaha DDS 3 Jawa Tengah-DIJ melalui keterangan tertulisnya.

Pertama dan paling penting, juga ini berlaku pada pengendara sepeda motor pada umumnya adalah kelengkapan berkendara. Pakai safety gear yang lengkap, bahan nyaman dan ukuran yang pas agar tubuh terlindungi dengan baik.

Safety gear dimaksud tak lain adalah helm dan jaket. Kalau memiliki pelindung siku dan lutut juga boleh dipakai. Makin lengkap, makin safety. Poin kedua buat safety riding para ladies bikers adalah adalah menggunakan sarung tangan atau gloves. Ini melengkapi poin pertama dan menjadi sesuatu yang tak boleh dilupakan.

Gunakan sarung tangan untuk berkendara sepeda motor dan hindari menggunakan sarung tangan satamo, agar pergerakan tangan lebih maksimal. Buat yang tidak tahu, sarung tangan satamo adalah sarung tangan yang biasa digunakan para koki atau kru memasak untuk mengangkat masakan dari dalam oven, microwave atau wajan panas. Hindari ini!

Ketiga, hindari menggunakan rok (pendek/ ketat). Sebaiknya gunakan celana panjang atau rok panjang agar dapat melindungi kaki dengan maksimal. Gunakan juga sepatu dengan alas rata atau sepatu sport. Hindari sepatu berhak tinggi agar tidak mengganggu keseimbangan saat berhenti.

Ada yang kerap dilupakan para pengendara perempuan, gunakan lampu sein sesuai peruntukannya dengan tepat agar tidak membingungkan pengendara lain. Selain itu, zaat membonceng anak-anak, pastikan anak juga menggunakan safety gear lengkap.

Posisikan anak ada di belakang pengendara, hindari membawa anak balita sendirian karena balita belum bisa menggunakan safety gear yang lengkap. Nah, buat para hijabers atau yang mengenakan hijab, disarankan menggunakan jaket agar kerudung tidak berkibar dan menutupi lampu belakang. Ini kerap ditemui di jalan-jalan raya dan kerap memicu kecelakaan.

Terakhir, pilih jalan yang aman, hindari jalan ramai seperti banyak truk dan pengendara yang berkendara kencang. Konsentrasi dan jaga emosi serta selalu patuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas. (*/jpc)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *